Berita > Amal Usaha Muhammadiyah
Ketua PDM Kota Pekanbaru Resmikan Pendidikan Non Formal Muhammadiyah Pertama di Pekanbaru
Peresmian Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Mantarimu oleh Ketua PDM Pekanbaru
PEKANBARU, Muhammadiyahpekanbaru.id—Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pekanbaru, Jabarullah, meresmikan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Mantarimu sebagai lembaga Pendidikan Non Formal (PNF) Muhammadiyah pertama di Kota Pekanbaru, pada Selasa (12/05). Peresmian ini menjadi langkah awal penguatan pendidikan non formal Muhammadiyah di tingkat cabang untuk mendukung peningkatan keterampilan dan kemandirian masyarakat.
Acara peresmian ditandai dengan pengguntingan pita di LKP Mantarimu dan disaksikan oleh lurah setempat, Babinsa, Ketua PCM Tuah Madani, Direktur LKP Mantarimu, Muswardi selaku Kepala SMK Muhammadiyah Pekanbaru, serta tokoh masyarakat setempat.
Ketua PCM Tuah Madani, Arhipen Yapentra, menyampaikan harapannya agar keberadaan LKP ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Semoga keberadaan LKP ini dapat memberikan manfaat besar, khususnya dalam memutus mata rantai anak putus sekolah di lingkungan sekitar dan wilayah Tuah Madani pada umumnya. Ini bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun generasi yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur LKP Mantarimu, Rudi Irawan, berharap dukungan masyarakat agar lembaga ini dapat berkembang dan membuka lebih banyak program pelatihan.
Menurutnya, saat ini LKP Mantarimu membuka pelatihan keterampilan bidang perawatan alat pendingin seperti AC dan kulkas. Namun ke depan, lembaga ini akan terus berkembang dengan berbagai program kursus lain sesuai kebutuhan masyarakat. Selain itu, LKP juga akan memfasilitasi pendidikan kejar paket C bagi masyarakat yang putus sekolah agar dapat melanjutkan pendidikan dan memperoleh ijazah setara SLTA.
“Kami berharap dukungan masyarakat setempat agar ke depan lebih banyak pelatihan dan kursus yang bisa dibuka. Tidak hanya pelatihan alat pendingin, tetapi juga program pendidikan kejar paket C untuk membantu anak-anak yang putus sekolah,” kata Rudi.
Dalam sambutannya, Jabarullah menegaskan bahwa pendirian LKP Mantarimu sejalan dengan semangat Muhammadiyah dalam menghadirkan pendidikan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Pendidikan nonformal dinilai sangat strategis untuk membina kemandirian umat, meningkatkan kompetensi kerja, dan memperkuat ekonomi masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa program ini mendukung visi pembangunan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Peresmian LKP Mantarimu diharapkan menjadi langkah awal lahirnya lembaga-lembaga PNF Muhammadiyah lainnya di Pekanbaru, termasuk pengembangan LPQ yang akan membina para penghafal Al-Qur’an, hafizh dan hafizhah, sebagai penguatan pendidikan keagamaan di lingkungan Muhammadiyah.






