Berita > Amal Usaha Muhammadiyah

56 Santri MBS Hamka Kampar Kunjungi SMK Muhammadiyah 3, Kenali Dunia Pendidikan Kejuruan berkemajuan

56 Santri MBS Hamka Kampar Kunjungi SMK Muhammadiyah 3, Kenali Dunia Pendidikan Kejuruan berkemajuan

Kunjungan Santri Santri MBS Hamka Kampar ke SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru

PEKANBARU, Muhammadiyahpekanbaru.id—Sebanyak 56 santri dari MBS Hamka Kampar melakukan kunjungan edukatif ke SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan lingkungan pendidikan kejuruan Muhammadiyah sekaligus memberikan gambaran kepada para santri mengenai pilihan studi lanjutan setelah menamatkan pendidikan tingkat menengah pertama.

Dalam kunjungan tersebut, para santri terlihat antusias mengikuti penjelasan tentang jurusan, kegiatan praktik, dan program pembinaan karakter yang dijalankan di sekolah. Mereka juga berdialog langsung dengan guru dan siswa untuk mengetahui lebih dekat aktivitas belajar di SMK.
Kepala SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru, Muswardi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kunjungan dari sesama amal usaha pendidikan Muhammadiyah menjadi bagian penting dalam memperkuat silaturahmi dan sinergi antarlembaga pendidikan.

“Melalui kunjungan ini, para santri dapat melihat secara langsung proses pembelajaran di sekolah kejuruan. Harapannya, mereka semakin mengenal dan tertarik melanjutkan pendidikan di sekolah Muhammadiyah,” ujar Muswardi.

Sementara itu, Mudir MBS Hamka Kampar, Rahmad, mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat pihak sekolah. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat untuk membuka wawasan santri terkait pendidikan lanjutan di lingkungan Muhammadiyah.

“Kami berharap kunjungan ini menambah keyakinan para santri untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah Muhammadiyah, karena di sini mereka dapat melihat langsung fasilitas, program, dan pembinaan yang diberikan,” kata Rahmad.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pekanbaru, Jabarullah, memberikan apresiasi terhadap langkah MBS Hamka Kampar yang aktif membawa santri berkunjung ke sekolah-sekolah Muhammadiyah. Sebelumnya, rombongan juga telah mengunjungi SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru sebagai bagian dari pengenalan lembaga pendidikan persyarikatan.

Menurut Jabarullah, salah satu indikator keberhasilan pengkaderan di sekolah Muhammadiyah adalah ketika para lulusan tetap memilih melanjutkan studi di amal usaha Muhammadiyah. Ia menegaskan, lembaga pendidikan Muhammadiyah tidak hanya fokus mencetak lulusan, tetapi juga menyiapkan kader persyarikatan yang berkomitmen pada dakwah dan gerakan.

“Kalau pembinaan kader di sekolah kuat, maka saat siswa lulus dari satu jenjang, ia akan tetap mencari sekolah Muhammadiyah di jenjang berikutnya. Ini menjadi ukuran keberhasilan penguatan ideologi dan kaderisasi,” ujarnya.

Kegiatan kunjungan ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan sebagai bentuk penguatan jejaring pendidikan Muhammadiyah, sekaligus mendorong kesinambungan kaderisasi melalui lembaga pendidikan dari tingkat dasar hingga menengah.