Berita > PD Muhammadiyah Kota Pekanbaru
Perkuat Sinergi Persyarikatan dan Kampus, Ketua PDM Pekanbaru Masuk Jajaran BPH UMRI
Ketua PDM Kota Pekanbaru dilantik sebagai Anggota BPH UMRI Masa Jabatan 2026-2030
PEKANBARU, Muhammadiyahpekanbaru.id—Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pekanbaru resmi dilantik sebagai anggota Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Riau masa jabatan 2026–2030 pada Selasa (19/05). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola dan pengembangan amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan tinggi.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pimpinan Muhammadiyah, civitas akademika UMRI, tokoh persyarikatan, serta tamu undangan lainnya. Momentum ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Muhammadiyah dalam menghadirkan kepemimpinan yang amanah dan berkemajuan dalam pengelolaan perguruan tinggi Muhammadiyah.
Rektor UMRI, Dr. H. Saidul Amin, M.A, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Badan Pembina Harian memiliki posisi strategis dalam menjaga arah kebijakan universitas agar tetap selaras dengan nilai-nilai Muhammadiyah dan visi pendidikan Islam berkemajuan.
“BPH bukan hanya mitra strategis universitas, tetapi juga penjaga ruh Muhammadiyah di lingkungan kampus. Kami berharap jajaran BPH yang baru dapat memperkuat sinergi dalam membangun UMRI menjadi perguruan tinggi unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa UMRI terus berupaya meningkatkan kualitas akademik, tata kelola kelembagaan, serta kontribusi sosial kemasyarakatan sebagai bagian dari dakwah Muhammadiyah di bidang pendidikan tinggi.
“UMRI harus hadir tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga pusat peradaban yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap umat dan bangsa,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PDM Kota Pekanbaru yang baru dilantik sebagai anggota BPH UMRI menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk turut berkontribusi dalam memajukan UMRI sebagai perguruan tinggi unggul yang berlandaskan nilai Islam berkemajuan.
“Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab besar untuk bersama-sama membangun dan mengembangkan UMRI agar semakin maju, unggul, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat, masyarakat, serta dunia pendidikan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara persyarikatan Muhammadiyah dan civitas akademika dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang adaptif, inovatif, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman.
Pelantikan anggota BPH UMRI masa jabatan 2026–2030 diharapkan menjadi momentum penguatan kelembagaan universitas dalam meningkatkan mutu pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta memperluas kontribusi Muhammadiyah di bidang pendidikan tinggi.
Sebagai salah satu amal usaha Muhammadiyah di Provinsi Riau, UMRI terus menunjukkan perkembangan signifikan, baik dari sisi akademik, pengembangan fasilitas, maupun kontribusi sosial kemasyarakatan. Dukungan dari persyarikatan melalui Badan Pembina Harian dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan visi universitas sebagai kampus Islami yang unggul dan berkemajuan.
Dengan dilantiknya jajaran BPH yang baru, diharapkan UMRI mampu terus memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat yang melahirkan generasi unggul, berintegritas, serta berwawasan keumatan.






