Berita > Amal Usaha Muhammadiyah
Di Tengah Padamnya Listrik, Semangat Kaderisasi Tapak Suci SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru Tetap Menyala
Pembukaan acara Kaderisasi Tapak Suci SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru oleh Ketua PDM Pekanbaru
PEKANBARU, Muhamadiyahpekanbaru.id—Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pekanbaru, Jabarullah, mengapresiasi konsistensi SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru dalam melaksanakan kaderisasi melalui Tapak Suci Putera Muhammadiyah pada Jum'at malam (22/05). Hal tersebut disampaikan saat kegiatan asesmen Tapak Suci siswa yang berlangsung penuh semangat, disiplin, dan ukhuwah.
Dalam sambutannya, Jabarullah menegaskan bahwa sekolah Muhammadiyah tidak hanya bertugas mencerdaskan siswa dalam bidang akademik, tetapi juga harus konsisten membina kader persyarikatan melalui organisasi otonom Muhammadiyah.
“SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru patut menjadi contoh bagi sekolah Muhammadiyah lainnya di Pekanbaru karena konsisten melakukan kaderisasi melalui Tapak Suci. Sekolah Muhammadiyah harus melahirkan kader umat, kader bangsa, dan kader persyarikatan,” ujarnya.
Menurutnya, pembinaan organisasi otonom di sekolah telah diatur dalam ketentuan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Muhammadiyah Nomor 8 Tahun 2013, bahwa Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Tapak Suci Putera Muhammadiyah, dan Hizbul Wathan merupakan ekstrakurikuler wajib di sekolah Muhammadiyah.
Karena itu, ia meminta Majelis Dikdasmen PDM melakukan evaluasi terhadap kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan apabila ada sekolah Muhammadiyah yang tidak menjalankan pembinaan ortom secara maksimal.
“Kaderisasi adalah ruh sekolah Muhammadiyah. Jika ada sekolah yang tidak melaksanakan pembinaan ortom, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap kepala sekolah dan waka kesiswaannya,” tegasnya.
Jabarullah juga menekankan bahwa Tapak Suci sebagai ortom Muhammadiyah harus menjadi garda terdepan dalam perjuangan dakwah amar ma’ruf nahi munkar. Menurutnya, kader Tapak Suci harus menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna perjuangan Muhammadiyah, bukan justru bertentangan dengan kebijakan pimpinan persyarikatan.
Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru, Muswardi, menyampaikan bahwa sekolah terus berkomitmen mendukung pembinaan Tapak Suci sebagai bagian penting dari pembentukan karakter siswa.
Ia berharap melalui kegiatan asesmen tersebut lahir kader-kader yang kuat secara fisik, kokoh dalam iman, berakhlak mulia, disiplin, serta mampu menjaga nama baik sekolah dan persyarikatan Muhammadiyah.
Menariknya, kegiatan asesmen Tapak Suci tersebut tetap berlangsung dengan penuh semangat meskipun di tengah pemadaman listrik yang melanda sejumlah wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) pada Jum’at malam. Kondisi gelap tidak menyurutkan antusiasme para siswa untuk mengikuti setiap rangkaian asesmen. Dengan penerangan seadanya, para peserta tetap menunjukkan disiplin, ketangguhan, serta semangat kaderisasi Muhammadiyah yang kuat hingga kegiatan selesai dilaksanakan.






