Berita > Amal Usaha Muhammadiyah

Milad ke-18 UMRI, PDM Pekanbaru Apresiasi Lompatan Kemajuan Universitas Muhammadiyah Riau

Milad ke-18 UMRI, PDM Pekanbaru Apresiasi Lompatan Kemajuan Universitas Muhammadiyah Riau

Acara Tasyakuran Milad UMRI ke-18 di Aula Lt.3 UMRI, Jum'at (05/06/2026)

PEKANBARU, Muhammadiyahpekanbaru.id—Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pekanbaru mengapresiasi berbagai capaian dan lompatan kemajuan yang berhasil diraih Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) yang genap berusia 18 tahun pada 5 Juni 2026.

Ketua PDM Kota Pekanbaru, Jabarullah, S.Sos, mengatakan bahwa usia 18 tahun ibarat seorang remaja yang sedang tumbuh dan berkembang menuju masa depan yang lebih matang. Begitu pula UMRI yang terus menunjukkan perkembangan pesat dan kemajuan yang membanggakan.

Menurutnya, UMRI lahir dari penggabungan tiga akademi Muhammadiyah, yakni Akademi Teknologi Otomotif Muhammadiyah (ATOM), Akademi Keperawatan Muhammadiyah (AKPER), dan Akademi Keuangan dan perbankan Muhammadiyah (AKPM), dengan jumlah mahasiswa saat itu kurang dari tujuh ratus orang.

"Alhamdulillah, saat ini UMRI telah berkembang menjadi perguruan tinggi besar dengan lebih dari 14.000 mahasiswa dan hampir 350 dosen. Ini merupakan perkembangan yang luar biasa dalam kurun waktu 18 tahun," ujar Jabarullah.

Ia menjelaskan, kemajuan UMRI juga terlihat dari sisi pengembangan infrastruktur kampus. Pada awal berdiri, UMRI hanya memiliki lahan sekitar tiga hektare yang berasal dari dukungan PDM Kota Pekanbaru. Kini luas lahan kampus telah berkembang menjadi lebih dari tujuh hektare dan terus diarahkan untuk mencapai target sebelas hektare.

Jabarullah menilai lompatan kemajuan UMRI paling terasa dalam empat tahun terakhir di bawah kepemimpinan Rektor Dr. H. Saidul Amin, MA. Berbagai capaian strategis berhasil diraih, baik dalam peningkatan jumlah mahasiswa, penguatan tata kelola perguruan tinggi, pembangunan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas akademik, maupun perluasan jaringan kerja sama.

"Kemajuan UMRI dalam empat tahun terakhir sangat nyata dan dapat dirasakan oleh seluruh warga Muhammadiyah maupun masyarakat Riau. Berbagai capaian yang diraih menunjukkan bahwa UMRI sedang berada pada jalur perkembangan yang sangat baik dan menjanjikan," katanya.

Karena itu, menurut Jabarullah, sangat wajar apabila Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali memberikan kepercayaan kepada Dr. H. Saidul Amin, MA untuk melanjutkan kepemimpinannya pada periode kedua sebagai Rektor UMRI."

Kepercayaan yang diberikan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja dan prestasi yang telah dicapai selama periode pertama kepemimpinannya. Kami berharap pada periode kedua ini UMRI semakin maju, semakin unggul, dan mampu mewujudkan cita-cita menjadi universitas berkelas internasional yang tetap berlandaskan nilai-nilai Islam Berkemajuan," tegasnya.

Jabarullah juga menjelaskan bahwa peringatan Milad ke-18 UMRI tahun ini dilaksanakan secara sederhana namun tetap khidmat. Hal tersebut sejalan dengan imbauan Pimpinan Pusat Muhammadiyah kepada seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) untuk menerapkan efisiensi dalam penyelenggaraan kegiatan sesuai dengan kondisi bangsa saat ini.

"Kesederhanaan tidak mengurangi makna Milad. Justru momentum ini menjadi sarana untuk bersyukur, melakukan refleksi, dan memperkuat komitmen dalam memajukan UMRI," ujarnya.

Rangkaian Milad ke-18 UMRI diisi dengan kegiatan Tasyakuran Milad dan Pengajian Akbar yang menghadirkan Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, sebagai penceramah utama. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan Baitul Arqam bagi dosen dan tenaga kependidikan UMRI sebagai bagian dari penguatan ideologi, karakter, dan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.