Berita > PD Muhammadiyah Kota Pekanbaru

Perkuat Data Digital Muhammadiyah, PDM Pekanbaru Gelar Bimtek SICARA, SIMASMuh, SATU MU dan Pengelolaan Aset Muhammadiyah

Perkuat Data Digital Muhammadiyah, PDM Pekanbaru Gelar Bimtek SICARA, SIMASMuh, SATU MU dan Pengelolaan Aset Muhammadiyah

Bimtek Pengelolaan Aplikasi SICARA, SIMASMuh, SATUMU, dan Aset serta Kesekretariatan Muhammadiyah Se-Kota Pekanbaru, Sabtu (20/06/2026)

PEKANBARU, Muhammadiyahpekanbaru.id—Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pekanbaru akan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan SICARA, SIMASMuh, SATU MU dan Pengelolaan Aset Muhammadiyah Se-Kota Pekanbaru pada Sabtu, 20 Juni 2026 bertempat di Aula SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru.

Kegiatan ini diikuti oleh Ketua PCM, Ketua PRM, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), takmir masjid Muhammadiyah, pengelola AUM, serta operator data persyarikatan se-Kota Pekanbaru. Bimtek tersebut merupakan bagian dari upaya Muhammadiyah dalam memperkuat tata kelola organisasi berbasis data dan digitalisasi aset persyarikatan.

Ketua PDM Pekanbaru, Jabarullah, menyampaikan bahwa pengelolaan data dan aset merupakan salah satu indikator penting keberhasilan kepemimpinan di tingkat cabang dan ranting. Menurutnya, organisasi yang besar harus didukung oleh data yang akurat, administrasi yang tertib, serta aset yang terdokumentasi dan terlindungi dengan baik.

Pada kesempatan tersebut, Jabarullah juga memberikan apresiasi kepada seluruh 16 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kota Pekanbaru yang telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital Persyarikatan. Apresiasi tersebut diberikan karena seluruh PCM telah menetapkan Agen SATU MU serta melakukan pengisian data organisasi melalui aplikasi SICARA sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola Muhammadiyah yang tertib, modern, dan berbasis data.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan langkah awal yang sangat baik dalam mewujudkan satu data Muhammadiyah yang akurat dan terintegrasi. Namun demikian, pekerjaan besar berikutnya adalah memastikan seluruh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) mengikuti langkah yang sama. Oleh karena itu, melalui Bimtek Pengelolaan SICARA, SIMASMuh, SATU MU, dan Pengelolaan Aset Muhammadiyah ini, PDM Pekanbaru menargetkan agar seluruh PRM se-Kota Pekanbaru segera menetapkan Agen SATU MU, melengkapi data organisasi, serta melakukan pendataan potensi dan aset Muhammadiyah di wilayah masing-masing.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada 16 PCM yang telah menjadi pelopor dalam penguatan tata kelola data Persyarikatan. Setelah Bimtek ini, kami berharap seluruh PRM dapat bergerak bersama melakukan hal yang sama sehingga Kota Pekanbaru menjadi daerah yang tertib data, tertib administrasi, dan tertib aset Muhammadiyah,” ujar Jabarullah.

Melalui Bimtek ini, peserta akan mendapatkan pembekalan mengenai SICARA (Sistem Informasi Cabang dan Ranting Muhammadiyah), SIMASMuh (Sistem Informasi Masjid Muhammadiyah), implementasi SATU MU (Satu Data Muhammadiyah), inventarisasi aset, penguatan legalitas aset, serta strategi tertib administrasi dan tata kelola organisasi berbasis digital.

Jabarullah menegaskan bahwa kesungguhan PCM dan PRM dalam memimpin dapat dilihat dari sejauh mana mereka mampu menertibkan data organisasi, memetakan potensi dakwah, amal usaha, masjid, serta mendata dan mengamankan aset Muhammadiyah di wilayahnya. Data yang lengkap dan aset yang tertata akan menjadi modal utama dalam pengambilan kebijakan dan pengembangan organisasi di masa depan.

“Data adalah kekuatan organisasi. Apa yang tidak tercatat akan sulit dikelola, dan apa yang tidak dikelola akan sulit dikembangkan. Karena itu, tertib data dan tertib aset harus menjadi gerakan bersama seluruh pimpinan Muhammadiyah,” tegasnya.

PDM Pekanbaru menilai bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan mendesak bagi organisasi modern. Sistem informasi yang terintegrasi melalui SICARA, SIMASMuh, dan SATU MU akan memudahkan proses perencanaan program, pemetaan potensi dakwah, pengelolaan amal usaha, serta perlindungan aset Persyarikatan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh cabang, ranting, masjid, dan amal usaha Muhammadiyah di Kota Pekanbaru semakin memiliki kesadaran untuk membangun budaya tertib data dan tertib aset. Dengan demikian, Muhammadiyah Pekanbaru akan semakin kuat, profesional, akuntabel, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi umat.