Berita > PD Muhammadiyah Kota Pekanbaru
Xandria, Bintang Muda Muhammadiyah yang Mencuri Perhatian di Pembukaan Rapimda Muhammadiyah Pekanbaru
Siswa SMP Muhammadiyah 1 Pekanbaru, Xandria Feyza Anggelingga
PEKANBARU, Muhammadiyahpekanbaru.id—Suasana pembukaan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Muhammadiyah Kota Pekanbaru yang dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD) Pendidikan, Sabtu (17/10/2026), semakin semarak dengan penampilan istimewa Xandria Feyza Anggelingga, siswi kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Pekanbaru yang telah mengukir prestasi di tingkat internasional.
Dengan penuh percaya diri dan kepiawaian memainkan biola, Xandria mengiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Sang Surya. Alunan biolanya berhasil memukau para peserta yang hadir, sekaligus menghadirkan suasana khidmat dan penuh kebanggaan terhadap Persyarikatan Muhammadiyah.
Penampilan Xandria seolah mengingatkan hadirin pada sosok Wage Rudolf Supratman, pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya yang juga dikenal sebagai pemain biola. Melalui instrumen yang sama, Xandria menghadirkan nuansa tersendiri dalam pembukaan agenda penting Muhammadiyah Kota Pekanbaru tersebut.
Tak berhenti di situ, penampilan kedua Xandria semakin memikat ketika membawakan lagu Seroja. Gesekan biolanya yang merdu membuat para peserta terpukau. Sejumlah hadirin tampak mengabadikan momen tersebut menggunakan kamera telepon genggam, termasuk Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra, S.STP., M.Si.
Xandria, Peraih Gold Award First Prize di Malaysia
Di balik penampilannya yang memukau, Xandria ternyata bukanlah pemain biola biasa. Siswi berbakat SMP Muhammadiyah 1 Pekanbaru ini telah berhasil mengharumkan nama sekolah dan Indonesia melalui prestasinya di panggung internasional.
Xandria sukses meraih Gold Award First Prize pada kategori String Division – Young Musician Category dalam ajang bergengsi Asian Pacific International Arts Festival 2026 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia.
Dalam kompetisi internasional tersebut, Xandria menunjukkan kemampuan musikalnya dengan membawakan karya Cardaszc melalui permainan biola yang mengantarkannya meraih penghargaan bergengsi tersebut.
Prestasi internasional ini menjadi bukti bahwa peserta didik Muhammadiyah memiliki potensi besar untuk bersaing dan berprestasi, tidak hanya di tingkat daerah dan nasional, tetapi juga di panggung internasional.
Kadis Damkar Undang Xandria Rekam Iringan Biola Mars Pemadam Kebakaran
Penampilan memukau Xandria ternyata mendapat perhatian khusus dari Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra, S.STP., M.Si.
Secara spontan, Zarman Candra mengundang Xandria untuk berkunjung ke Kantor Dinas Damkar Pekanbaru dengan didampingi langsung oleh Kepala SMP Muhammadiyah 1 Pekanbaru, Emalia Santos, S.Pd.
Dalam kunjungan tersebut, Xandria juga diminta melakukan rekaman permainan biola sebagai musik pengiring lagu Mars Pemadam Kebakaran. Undangan istimewa ini menjadi bentuk apresiasi atas bakat dan kepiawaian Xandria dalam memainkan alat musik biola.
Mendapat undangan tersebut, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Pekanbaru, Emalia Santos, S.Pd., mengaku sangat terharu sekaligus bangga. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan penghargaan yang diberikan Kadis Damkar terhadap bakat salah seorang peserta didiknya.
Emalia pun menyatakan kesiapannya untuk mendampingi Xandria memenuhi undangan tersebut dalam waktu dekat. Apresiasi dari Kadis Damkar ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMP Muhammadiyah 1 Pekanbaru, sekaligus menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus memberikan ruang pengembangan bakat dan kreativitas peserta didik, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Ketua PDM Pekanbaru Minta Bakat Xandria Terus Dibina
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pekanbaru, Jabarullah, S.Sos., M.Pd., turut memberikan apresiasi atas prestasi membaggakan dari Xandria, hal ini yang menunjukkan bahwa sekolah Muhammadiyah mampu melahirkan generasi muda berbakat dan berdaya saing. Jabarullah meminta Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen) dan Lembaga Seni PDM Pekanbaru agar memberikan perhatian dan pembinaan berkelanjutan terhadap potensi yang dimiliki Xandria.
Ia menegaskan bahwa prestasi peserta didik merupakan aset berharga bagi Muhammadiyah yang harus terus dikembangkan. Sekolah Muhammadiyah tidak hanya dituntut unggul dalam bidang akademik dan pembentukan karakter Islami, tetapi juga harus mampu melahirkan generasi yang memiliki keterampilan, kreativitas, dan prestasi di berbagai bidang.
Menurutnya, bakat dan potensi peserta didik seperti Xandria perlu terus dibina dan dikembangkan secara berkelanjutan. Sekolah Muhammadiyah harus menjadi tempat lahirnya generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik dan berakhlak mulia, tetapi juga mampu berprestasi serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Jabarullah berharap prestasi dan keberanian Xandria tampil di hadapan para pimpinan Muhammadiyah dan tamu undangan dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk terus menggali dan mengembangkan potensi diri.






